Skip to main content

Review Karet Bet Mercury Euro III


Hi sahabat semua 🙏

Kali ini kami ingin memberikan informasi terkait karet Bet Tenis Meja. Informasi ini murni berdasarkan pengalaman kami pribadi yang memang salah satu hobby nya bermain Pingpong.

Membahas jenis karet yang cocok untuk kita pada prinsipnya hanya kita sendiri yang harus menemukan, boleh saja minta referensi atau baca review dari berbagai sumber namun hal itu tidak menjamin cocok dengan kita. Solusi yang paling baik adalah mencoba dan terus mencoba sampai mendapatkan karet yang nyaman buat permainan kita.

Ok brother, kembali ke judul review karet Yinhe Menrcury Euro 3, ayoo kita simak apa yang kami rasakan ketika menggunakan karet ini :

1. Karet ini ternyata berbeda dari kebanyakan karet produk China, permukaan karet tidak stacky sebagaima hal nya karet china kebanyakan. Kalau mau dibandingkan topsheet nya mirip dengan Yasaka Mark Vad.

2. Kami mencoba karet Euro 3 dg spon 2.2mm Medium, ternyata ketika awal kami pakai agak kesulitan karena selama ini kami terbiasa dengan karet stacky spon Soft. Setelah beberapa kali tepok woww luar biasa karet ini, kami mulai nyaman dengan hasil nya dan cocok untuk kami yg bermain Spin tp spin gaya orang tua lho😁 bukan gaya pemain dunia dari China yg tenaga nya ampun itu.

3. Secara umum apa yang kami rasakan dari karet ini adalah, Spin yang dihasilkan cukup kencang putaran bola nya. Untuk smash flat luar biasa kenceng speed nya, sampai-sampai lawan kaget dan ketika kena jarinya terasa sakit sekali😁😂. Untuk Chop terasa kurang stabil dan juga block kurang sipp, mungkin karena ketebalan spon nya 2.2mm ya. Sehingga karet ini lebih pas untuk FH, kurang nyaman untuk BH.

Itulah sekedar ilustrasi hasil kami menggunakan karet bet Yinhe Mercury Euor 3 dg spon 2.2 Medium. Semoga bermanfaat dan salam Spiiinnn🙏

Comments

Popular posts from this blog

MENGHITUNG DOUBLE OCCUPANCY

Double Occupancy Hal ini sering dibuat dalam angka %,  namun diera komputerize saat ini tidak semua staff hotel di FO bahkan ada juga Manager Hotel yang lupa atau mungkin memang belum tahu apa guna hal ini.  Double Occupancy menunjuk kan akan jumlah penghuni di kamar hotel,  yg semakin besar nilai % nya maka makin berdampak pada beberapa hal.   Untuk informasi bahwa rumus menghitung % Double Occupancy adalah sbb : JUMLAH TAMU dikurangi  JUMLAH KAMAR TERISI dan dibagi JUMLAH KAMAR TERISI lalu dikalikan 100% maka akan didapat nilai % double occupancy.  Beikut dampak langsung dari mengetahui Double Occupancy adalah sbb : Kita bisa menghitung pemakaian Breakfast tamu yang perlu dipersiapkan, dan juga sebagai informasi bagi akunting untuk mengalokasikan biaya Makan Pagi kamar hotel. Untuk mengevaluasi kesesuaian pemakaian guest supply dan guest amenities dikamar, sehingga kita memahami dengan benar saat mengadakan evaluasi expenses da...

JENIS DAN PENANGANAN CREDIT CARD / KARTU KREDIT

A.           JENIS-JENIS CREDIT CARD a.              VISA selalu diawali angka 4 di nomor kartunya b.             MASTER selalu diawali angka 5 di nomor kartunya c.              BCA selalu diawali angka 1 di nomor kartunya d.      Dinner Club, diawali angka 3 di nompor kartunya e.      American Express  diawali angka 3 di nompor kartunya g.      JCB  diawali angka 3 di nompor kartunya B.    VISA ELECTRON Selain kartu kredit ada juga kartu debit, saat ini hamper semua Bank mengelkuarkan Kartu Debit. Untuk lengkapnya ada beberapa jenis kartu Debit yaitu sbb ; a.              VISA ELECTRON    b.    ...

Faktor Kesuksesan Usaha Hotel

Ketat nya persaingan Bisnis Hotel saat ini sudah cukup membahana, mau tidak mau pelaku bisnis hotel harus berupaya keras agar hotel yang di kelola mampu terus bergulir bahkan menjadi yang terbaik. Jika kita mengamati, ada hotel-hotel yang selalu ramai dikunjungi oleh tamu dan ada juga yang masih saja sepi pengunjung, padahal berbagai cara dilakukan oleh pengelola hotel agar hotel nya bisa selalu ramai sepanjang bulan sepanjang tahun. Usaha yang keras & gigih dalam memasarkan hotel tentu akan memberikan hasil yang setimpal, namun kadang banyak juga dari tamu-tamu yang didapatkan adalah ‘first and last visitor’, banyak tamu yang pada awalnya dengan senang hati datang, menginap dan menggunakan fasilitas yang dimiliki hotel harus check out dengan wajah cemberut, hati kesal dan mulut menggerutu. belum lagi, mereka yang kecewa ini akan menjadi duta yang ampuh bagi hotel atas kekecewaannya selama menginap di hotel tersebut. Memang betul, barang yang bagus apabila tidak ditawarkan t...