Skip to main content

Account Recievable Hotel

Dalam bisnis hotel Account Recievable (A.R) suatu hal yang tidak bisa dihilangkan, namun hal terpenting adalah kontrol A.R merupakan poin sangat penting. Beberapa hal yang wajib di kontrol adalah bagaimana proses timbul nya A.R dan bagaimana proses penagihan nya yang benar dan konsisten. Kurang baik nya dalam hal A.R akan sangat berpengaruh pada cash flow hotel dan paling fatal akan menjadi bad debt yang merugikan hotel secara langsung.

Berikut poin-poin utama dalam kontrol A.R hotel sbb:

1.Pastikan bahwa timbul nya A.R memgikuti prosedur yang benar, mulai dari persetujuan credit facility yang ketat dan objective. Yakin kan bahwa hanya perusahaan yang baik dan benar saja yang dapat diberikan credit facility, analisa dan cross check secara detail tentu sangatlah penting. Persetujuan credit facility harus melalui tahapan ; Sales Manager, Credit Manager, Chief Accountant, HM/ GM

2.Jangan ragu untuk menetukan maximal nominal credit untuk perusahaan yang disetujui credit facility nya.Masing-masing perusahaan bisa berbeda-beda tergantung skala perusahaan tsb.

3.Pastikan setiap tamu yang masuk dan akan menjadi city ledger selalu dilengkapi guarantee letter resmi dari perusahaan nya dan jelas apa saja yang menjadi beban perusahaan tsb.

4.Jangan pernah menyetujui ada nya city ledger /A.R untuk tamu personal, walaupun tamu itu adalah reguller guest di hotel kita.

5.Monitor A.R dengan cermat oleh pihak Accounting hotel agar tidak ada pelanggaran dari hotel ataupun perusahaan nya.

6.Selalu lakukan credit meeting rutin setiap bulan nya untuk membahas A.R yang ada. Meeting ini bisa melibatkan FO.Dept, Sales Dept, Accounting Dept, HM/ GM dan pihak lain yang berhubungan.

7.Cermati usia A.R yang melebihi ketentuan, biasanya usia A.R di kelompokkan dengan usia <30 hari, 30-60 hari, 60-90 hari, diatas 90 hari.

8.Pastikan adanya surat teguran bagi perusahaan yang melewati usia tagihan atau melebihi credit limit.

9.Pastikan bagian utama seperti Sales Dept, FO.Dept disiplin dalam hal A.R.

Itulah poin utama yang penting dalam kontrol A.R. Hal lain sebagai referensi kita bahwa A.R hotel jangalah nominal nya melebihi 40% dari total revenue hotel sebulan.

Salam sukses


Comments

Popular posts from this blog

MENGHITUNG DOUBLE OCCUPANCY

Double Occupancy Hal ini sering dibuat dalam angka %,  namun diera komputerize saat ini tidak semua staff hotel di FO bahkan ada juga Manager Hotel yang lupa atau mungkin memang belum tahu apa guna hal ini.  Double Occupancy menunjuk kan akan jumlah penghuni di kamar hotel,  yg semakin besar nilai % nya maka makin berdampak pada beberapa hal.   Untuk informasi bahwa rumus menghitung % Double Occupancy adalah sbb : JUMLAH TAMU dikurangi  JUMLAH KAMAR TERISI dan dibagi JUMLAH KAMAR TERISI lalu dikalikan 100% maka akan didapat nilai % double occupancy.  Beikut dampak langsung dari mengetahui Double Occupancy adalah sbb : Kita bisa menghitung pemakaian Breakfast tamu yang perlu dipersiapkan, dan juga sebagai informasi bagi akunting untuk mengalokasikan biaya Makan Pagi kamar hotel. Untuk mengevaluasi kesesuaian pemakaian guest supply dan guest amenities dikamar, sehingga kita memahami dengan benar saat mengadakan evaluasi expenses da...

JENIS DAN PENANGANAN CREDIT CARD / KARTU KREDIT

A.           JENIS-JENIS CREDIT CARD a.              VISA selalu diawali angka 4 di nomor kartunya b.             MASTER selalu diawali angka 5 di nomor kartunya c.              BCA selalu diawali angka 1 di nomor kartunya d.      Dinner Club, diawali angka 3 di nompor kartunya e.      American Express  diawali angka 3 di nompor kartunya g.      JCB  diawali angka 3 di nompor kartunya B.    VISA ELECTRON Selain kartu kredit ada juga kartu debit, saat ini hamper semua Bank mengelkuarkan Kartu Debit. Untuk lengkapnya ada beberapa jenis kartu Debit yaitu sbb ; a.              VISA ELECTRON    b.    ...

Faktor Kesuksesan Usaha Hotel

Ketat nya persaingan Bisnis Hotel saat ini sudah cukup membahana, mau tidak mau pelaku bisnis hotel harus berupaya keras agar hotel yang di kelola mampu terus bergulir bahkan menjadi yang terbaik. Jika kita mengamati, ada hotel-hotel yang selalu ramai dikunjungi oleh tamu dan ada juga yang masih saja sepi pengunjung, padahal berbagai cara dilakukan oleh pengelola hotel agar hotel nya bisa selalu ramai sepanjang bulan sepanjang tahun. Usaha yang keras & gigih dalam memasarkan hotel tentu akan memberikan hasil yang setimpal, namun kadang banyak juga dari tamu-tamu yang didapatkan adalah ‘first and last visitor’, banyak tamu yang pada awalnya dengan senang hati datang, menginap dan menggunakan fasilitas yang dimiliki hotel harus check out dengan wajah cemberut, hati kesal dan mulut menggerutu. belum lagi, mereka yang kecewa ini akan menjadi duta yang ampuh bagi hotel atas kekecewaannya selama menginap di hotel tersebut. Memang betul, barang yang bagus apabila tidak ditawarkan t...