Skip to main content

INDIKATOR BISNIS HOTEL

Dalam setiap bisnis tentu ada beberapa poin yang dapat dijadikan indikator untuk mengevaluasi hasil dari pencapaian yang telah dijalankan. Dengan menguasai indikator-indikator tentu akan sangat bermanfaat dalam jalan nya bisnis sehingga dapat kita ketahui secara dini hal-hal terkait untuk dijadikan agenda kerja selanjutnya.
Dalam bisnis perhotelan ada beberapa indikator yang dapat kita jadikan tolak ukur akan keberhasilan bisnis hotel yang kita kelola atau kita miliki. Berikut beberapa indokator penting hotel sbb :
  1. % OCCUPANCY, semakin.tinggi nilai % nya maka.semakin baguslah hotel tsb.
  2. ARR, untuk melihat nilai jual perkamar secara rata-rata.Tentu semakin tinggi angka nya semakin baik pula omzet atau revenue yang akan didapat.
  3. %FOOD COST, ini untuk menilai kinerja dalam bisnis makanan di hotel.Semakin kecil angka % nya bisa jadi bagus,akan tetapi jika nilai % nya terlalu kecil juga perlu di evaluasi bisa jadi qualitas makanan nya buruk
  4. %BEVERAGE COST,sama hal nya dengan poin 3 diatas hanya saja ini untuk mengontrol bisnis minuman.
  5. %PT&ER, nilai % nya didapat dari total seluruh PT & ER perbulan dibagi nominal revenue perbulan dikalikan 100%. Semakin rendah nilai % nya akan semakin baik.
  6. %GOP, akan menunjukkan kekuatan kita menghasilkan penjualan dan kepintaran kita dalam me-manage biaya. Tentu semakin besar % GOP merupakan kebahagian bagi hotel secara menyeluruh.
  7. %NOP, ini adalah nilai.yang menjadi idola para Owner Hotel. Semakin tinggi nilai nya maka Owner pun semaki tersenyum puas.
Nah itulah beberapa indikator bisnis hotel yang patut di fahami. Kita dituntut untuk mengerti berapa % ratio SEHAT untuk masing- masing point.diatas. Dengan memahami nilai ratio yang benar maka dipastikan kita akan tau.kondisi operasional dari hotel yang kita kelola atau miliki. Ingat nilai % kecil belum tentu jelek atau bagus, namun nilai % sesuai dengan ratio lah yang paling tepat. Lantas berapa nilai ratio sehat nya,.serahkan pada kami untuk menganalisa bisnis hotel anda.

Comments

Popular posts from this blog

MENGHITUNG DOUBLE OCCUPANCY

Double Occupancy Hal ini sering dibuat dalam angka %,  namun diera komputerize saat ini tidak semua staff hotel di FO bahkan ada juga Manager Hotel yang lupa atau mungkin memang belum tahu apa guna hal ini.  Double Occupancy menunjuk kan akan jumlah penghuni di kamar hotel,  yg semakin besar nilai % nya maka makin berdampak pada beberapa hal.   Untuk informasi bahwa rumus menghitung % Double Occupancy adalah sbb : JUMLAH TAMU dikurangi  JUMLAH KAMAR TERISI dan dibagi JUMLAH KAMAR TERISI lalu dikalikan 100% maka akan didapat nilai % double occupancy.  Beikut dampak langsung dari mengetahui Double Occupancy adalah sbb : Kita bisa menghitung pemakaian Breakfast tamu yang perlu dipersiapkan, dan juga sebagai informasi bagi akunting untuk mengalokasikan biaya Makan Pagi kamar hotel. Untuk mengevaluasi kesesuaian pemakaian guest supply dan guest amenities dikamar, sehingga kita memahami dengan benar saat mengadakan evaluasi expenses da...

JENIS DAN PENANGANAN CREDIT CARD / KARTU KREDIT

A.           JENIS-JENIS CREDIT CARD a.              VISA selalu diawali angka 4 di nomor kartunya b.             MASTER selalu diawali angka 5 di nomor kartunya c.              BCA selalu diawali angka 1 di nomor kartunya d.      Dinner Club, diawali angka 3 di nompor kartunya e.      American Express  diawali angka 3 di nompor kartunya g.      JCB  diawali angka 3 di nompor kartunya B.    VISA ELECTRON Selain kartu kredit ada juga kartu debit, saat ini hamper semua Bank mengelkuarkan Kartu Debit. Untuk lengkapnya ada beberapa jenis kartu Debit yaitu sbb ; a.              VISA ELECTRON    b.    ...

Faktor Kesuksesan Usaha Hotel

Ketat nya persaingan Bisnis Hotel saat ini sudah cukup membahana, mau tidak mau pelaku bisnis hotel harus berupaya keras agar hotel yang di kelola mampu terus bergulir bahkan menjadi yang terbaik. Jika kita mengamati, ada hotel-hotel yang selalu ramai dikunjungi oleh tamu dan ada juga yang masih saja sepi pengunjung, padahal berbagai cara dilakukan oleh pengelola hotel agar hotel nya bisa selalu ramai sepanjang bulan sepanjang tahun. Usaha yang keras & gigih dalam memasarkan hotel tentu akan memberikan hasil yang setimpal, namun kadang banyak juga dari tamu-tamu yang didapatkan adalah ‘first and last visitor’, banyak tamu yang pada awalnya dengan senang hati datang, menginap dan menggunakan fasilitas yang dimiliki hotel harus check out dengan wajah cemberut, hati kesal dan mulut menggerutu. belum lagi, mereka yang kecewa ini akan menjadi duta yang ampuh bagi hotel atas kekecewaannya selama menginap di hotel tersebut. Memang betul, barang yang bagus apabila tidak ditawarkan t...